Sejak lama saya tidak lagi menyenangi berita-berita atau media yang mengusung berita politik. Tetapi semenjak beberapa pejabat yang terungkap oleh KPK karena Korupsi, suap dan lain-lain, dan ingin menyimak perkembangannya, eh…. di berita lain (sudah pasti ada berita tentang politik juga kan..?) akhirnya terlihat juga, diantaranya pemilu lah, para politikus berbicara lah, Dan juga termasuk hal mengenai para pemain politik Indonesia yang akan mengusung beberapa BaCaPres (bakal calon presiden) baik muka lama maupun muka baru…. dan lain-lain…. kata yang timbul… Sebel… dan sedih…. juga prihatin tetapi tetap semangat…
Mengenai Bacapres nanti, mungkin akan muncul beberapa nama baru dan nama lama dalam bursa capres nanti. Tetapi bagi saya, Insya Allah dengan keyakinan dan keimanan yang yang ada dalam diri saya, berbicara masalah keinginan siapa presiden yang layak untuk “membenahi” bangsa ini dengan niat yang tulus (baca: bukan atas nama kepentingan) adalah B.J. Habibie (biarin orang lain protes, yang penting saya punya keinginan).
Baik itu Menjadi presiden maupun jadi wakil Rakyat, posisi jabatan seperti itu sebenarnya tidak berbeda yang JOB VACANCY atau lowongan pekerjaan yang sedang ngetren dan berpendapatan serta be penghasilan tinggi. (bagaimana tidak tinggi wong duduk ngikut rapat aja dapat duit, mau serius mau tidur atau ngelamun juga dapat). Lantas bagaimana dengan Habibie ? kalau beliau mau jadi presiden, apakah itu lowongan pekerjaan buat beliau….? ha….ha…. Pastilah bukan! kalau mau cari pekerjaan mah, beliau gampang bangeut, ga usah susah-susah jadi presiden.
Habibie merupakan tokoh bangsa Indonesia yang sering disebut-sebut sejak kita kecil karena kecerdasan dan kepintarannya, semakin kita dewasa semakin kita tahu bahwa di balik kecerdasan dan kesuksesannya, beliau memiliki keimanan yang kuat (baca: keimanan bukan keyakinan). [Kalau ada yang sangsi atas keimanan beliau, silahkan ikuti saja detik-detik kehidupan beliau.... kalau ga percaya sih..]
Berbicara masalah keberhasilan beliau… ga usah di ceritakan, sudah banya terbukti..
Penolakan pertanggungjawaban Habibie di SU MPR, sehingga Habibie turun jadi presiden waktu itu, merupakan titik awal kesalahan besar para wakil Rakyat waktu itu, yang terlalu subyektif, praduga bersalah, mungkin mengusung kepentingan golongan dan mungkin mempersiapkan JOB VACANCY untuk diri dan golongan masing-masing. Mungkin dan entahlah…. tak tahu aku….!
Penilaian sebagian warga negara Indonesia termasuk tokoh politik sekarang yang sedang nge Pop yang terlalu subyektif untuk berprasangaka buruk kepada Habibie merupakan suatu kesalahan besar…
Pertanyaan yang timbul…:
maukah Habibie dicalonkan ladi Presiden lagi..?
maukah warga negara Indonesia untuk membuka mata sehingga menerima Habibie jadi capres…?
mau kah….?
Filed under: Uncategorized

aku wegah dadi presiden…
abot sanggane… kudu adil, kudu tegas,, kudu amanah….
Seperti yang telah tersirat dalam Film Kung fu Panda, ketika Si Po putus asa di bawah pohon dan dia sedang makan sambil mengeluh, dia berputus asa dengan keadaan dirinya padahal dia telah terpilij menjadi Dragon Warrior. Diantara keluhannya semua orang membencinya karena dinilai tidak bisa berbuat banyak. Dan sang Master Oogway berkata “Yesterday is history, tomorrow is a mystery, but today is a gift. That is why it is called the present”
Maka gunakanlah keadaan yang sekarang sedang ada dalam diri kita untuk memperoleh “New History” yang lebih berarti…
Bukan begitu mas Atmo..?
Hmm…saya sih mau2 saja, mungkin kalau beliau diberi kesempatan, bisa membawa perubahan yang baik buat negara ini. Mengingat kapabilitas beliau dan pengalamannya secara internasional. Namun saya berharap adanya tokoh2 muda yang muncul di Pemilu2 berikutnya.
bolehlah pak habibie masuk gelanggang lgi, tp jangan dari golkar dech
Saya sangat dukung jika pak habibie mau maju jadi capres 2009.
PERNYATAAN SIKAP
Kendari 30 Desember 2008
Atas Berkat Tuhan Yang Maha Esa
Kami segenap Jajaran pelaksana Harian Dewan Pengurus Wilayah Kontak Budaya Komunikasi Indonesia Sulawesi Tenggara , setelah mendapat Intruksi dari Ketua Umum DPP KOBUKI Bapak Prof.DR.KH Nanang Hariadi ( Gus Har ) pada hari minggu tanggal 7 Desember 2008 pukul 3.30 WIB melalui SMS bertepatan dengan HARLA KOBUKI KE X 8 Desember 2008, maka sesuai dengan hasil Rapat JPH DPW KOBUKI SULTENG setelah mengamati dan mencermati dengan penuh kehati-hatian kandidat Pimpinan Nasional (Presiden RI priode 2009 s/d 2014 mendatang) yang akan kita calonkan serta kita dukung sekaligus kita jadikan untuk memimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam wahana demokratisasi kebangsaan dan kenegaraan yang baik dan benar seiring dengan kebijaksanaan,kearifan, keluhuran, ketangguhan, kewibawaan rakyat Indonesia dimata dunia Internasional adalah sebagaimana instruksi Beliau Ketua Umum/Ajaraham DPP KOBUKI yang juga sang Deklarator LSM KOBUKI tiada lain dan tiada yaitu Bapak Drs H.M Yusuf Kalla dan Jendral (Purn) H Wiranto SH. Oleh karena itu kami segenap JPH DPW KOBUKI SULTENG dengan memohon bimbingan Tuhan Yang Maha Kuasa mengeluarkan pernyataan sikap sebagaimana dibawah ini :
Mendukung dan mencalonkan Bpk. Drs H.M Yusuf Kalla untuk menjadi Presiden Republik Indonesia priode 2009s/d 2014.
Mendukung dan mencalonkan Bpk. Jendral (Purn) H Wiranto SH untuk menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2009 s/d 2014.
Menghimbau kepada segenap masyarakat Sulawesi Tenggara dan terlebih keluarga besar KOBUKI Sulawesi Tenggara untuk mendukung dan mencalonkan Beliau tersebut diatas serta turut serta dalam mendukung dan merealisasikan pernyataan sikap ini.
Demikian Pernyataan Sikap kami keluarkan untuk dijadikan bahan pemikiran dan bahan renungan bagi segenap komponen bangsa di segala lapisan masyarakat Indonesia sesuai dengan visi dan misi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia pasca 1908, untuk dikumandangkan kepada para tokoh politik, pengusaha, tokoh agama, tokoh budaya, tokoh mahasiswa, para buruh, para petani, para pedagang, para dosen, para guru, para tokoh masyarakat dan segenap komponen masyarakat yang ada di wilayah Sulawesi Tenggara sekaligus untuk disebarluaskan di kalangan masyarakat disegala lapisan demi terciptanya demokratisasi pemikiran dan pemilihan serta pendukungan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia masa bakti 2009 s/d 20014 mendatang serta mari kita sukseskan Pemilihan Umum atau pesta demokrasi rakyat yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali.
Salam dari kami yang merindukan Pemimpin sepertimu.
Akhir kata salam rindu untuk mu wahai pemimpin kami Ketua Umum/Ajaraham DPP KOBUKI Prof.DR.KH.Nanang Hariadi, (GUS HAR) dari kami segenap Jajaran Pelaksana Harian Dewan Pengurus Wilayah Kontak Budaya Komunikasi Indonesia Sulawesi Tenggara (JPH DPW KOBUKI SULTENG).
Hormat kami
Salam Merdeka !!!
Kendari, 30 Desember 2008
Jajaran Pelaksana Harian
Dewn Pengurus Wilayah
Kontak Budaya Komunikasi Indonesia
Sulawesi Tenggara
(JPH DPW KOBUKI SULTENG)
DRS. RAMANG SANUSI
PRESIDEN DPW KOBUKI SULTENG